Lagu Rock Kapak Sepanjang Zaman
Mengumpulkan lagu2 rock jiwang sekitar 80-an dan 90-an
Wednesday, March 7, 2012
Rio : Layu Di Hujung Mekar
Haruskah ku terus melayani perasaan
Meski pun ku tahu ini hanyalah khayalan
Cintaku padamu haruskah aku teruskan
Kerana ku tahu dirimu sudah berteman
Tiada ertinya
Apakah akhirnya percintaan
Pohon cinta yang dulu mekar berbunga
Kini tandus tiada bermaya
Bunga cinta yang dulu mekar mewangi
Kini layu di pusara bumi
Tidak mungkin kembang lagi dan berseri
Damasutra : Sufi
Sufi selangkah tirai kasihmu ku buka
Engkau serahkan cinta hingga dirimu tiada
Kasih sufi kau rela pilih derita di dunia
Biar rebah di hina kau tak berubah
Kau menguasai selautan
Yang tersembunyi di genggaman
Nafi dan isbat kau sandingkan
Sebagai tali pegangan
Sufi kau hilang di pandangan
Ada di dalam kenikmatan
Engkau dan dia pasti tidak akan terpisah
Andai tertutup tirai sufi
Yang terang tidak nampak terang
Inilah siksa menyakitkan sepanjang jalan
Inginku tempuh titianmu
Dari kekasih ke kekasih
Pengabdianku bersamamu kasih
Biar rebah di hina kau tak berubah
Qiara : Hanya Padamu
Hanya pada mu
Ku serahkan segalanya
Kau bertakhta di nurani
Anggun cinta mu abadi
Hanya pada mu
Pertama dan yang terakhir
Pohon cinta ku merendang
Disirami kasih suci
Jiwa ku dipalu gemersik tak terkira
Hampir ku terlena dalam belaian mu
Cinta mu selembut sutera menjadi saksi kasih ku
Tiada dua hanyalah satu kau yang ku cintai
Sekelumit cinta sekurun kerinduan
Ku rempuhi ranjau duka
Membara sehangat api
Terhapus sepi di hati ku
Seulas bibir mu kelu tidak berkata
Namun ada sesuatu
Nurbisa dari mata mu
Terpancar cinta yang sejati
Awan yang berarak saujana membiru
Cerahlah wajah mu di rimba sendu ku
Menjadi hamparan cinta suci
Tuesday, March 6, 2012
XPDC : Titian Perjalanan
Siulan kedamaian
Nanti kepulangan
Saat ditunggu hampir lumpuh
Tenang ku rindukan
Bayangan semalam
Sedetik kita bertemu
Dalam impianku
Tak pernah luput gambaranmu
Bina cinta satu
Ke mari sayangku
Perjalanan di titian
Masa kita perlukan
Perjalanan masa kita
Seminit kita berlagu
Ada lagi waktu
Dengan ingatan tulus insan
Kita makhluk Tuhan
Kita dijadikan
Perjalanan di titian
Masa kita perlukan
Perjalanan masa kita
Zaman berzaman teguh ikatan
Sempurna insan
Itu harapan padaku
Aku harapkan
Zaman berzaman tinggal harapan
Semurni kasih
Kita dendangkan berlagu
Aku nyanyikan
(Aku dendangkan)
XPDC : Semangat Yang Hilang
Tidak engkau seorang
Juang hingga titisan
Rempuh tak berharapan
Nanti aku di sana
Di ufuk pemikiran
Lalu menghayatinya
Kita laksanakan
Mata hati yang damai
Di sana kejujuran
Semarak impian segunung harap dipulang
Usahlah diragukan keupayaan sendiri
Hati yang membara mengikutkan kata-kata
Jawapannya di sini
Semangat kita yang hilang
Oh kita cari pulang
Malu bertanya kawan
Sesat cari jalan pulang
Biar ia berkesan
Di lubuk hati terbenam
Sunday, March 4, 2012
Panji : Sayap Terluka
Dalam keributan hembusan beliung
Terbanglah aku sang camar hina
Mencari singgahan andainya kau sudi
Menghampar kasih di pantai hati
Selama kupuja kini jadi nyata
Sayang hanya untuk seketika
Sayap ku terluka ditimpa bencana
Akhirnya diri aku sendiri yang sengsara
Ku tahu diri ini bagai menggapai bintang di langit
Tersingkir jatuh tiada pernah kau peduli
Rapuhnya cinta kita patah terkulai di ranting hampa
Pedih terluka tiada siapa yang endahkan
Biar derita biar sengsara aku rela
Menjadi mangsamu
Akanku simpan di nurani ini kenangan antara kita
( hingga akhir nanti oh... )
Kini terbuktilah cinta dan kasihku
Umpama pungguk merindu bulan
Tak mungkin tercapai hasrat hati ini
Biarpun harus ku tunggu seribu tahun lagi
Panji : Semilir
Bisikan semilir memoriku
Menghimpit resah menambah duka
Kenagana indah bersamamu kasih
Kian bertakhta dilubuk hati
Engkau bertamu dihujung mimpi
Mengheret aku kelembah durja
Kau pergi kala ku tak punya apa
Jauh kutersisih tanpamu
Mana mungkinku merayu
Insan yang seindahmu
Kau dikayangan kumusafir hina yang merintih
Bagai layang-layang kuterbiar sepi
Hangatnya mentari membakarku
Langit jadi saksi
Cinta derita sengsara sepi
Cinta tiada kesudahannya
Mana mungkinku merayu
Insan yang seindahmu
Kau dikayangan kumusafir hina yang merintih
Bagai layang-layang kuterbiar sepi
Hangatnya mentari membakarku
Langit jadi saksi
Cinta derita sengsara sepi
Cinta tiada kesudahannya
Subscribe to:
Posts (Atom)